Pendidikan Karakter: Pencegahan Bullying & Kesehatan Mental Siswa
“Wujudkan Sekolah Ramah Anak yang Aman, Hangat, Bebas Perundungan, dan Mendukung Potensi Terbaik Setiap Siswa”
Program edukasi pencegahan perundungan fisik, verbal, dan cyberbullying di lingkungan sekolah. Dipandu oleh fasilitator perlindungan anak untuk menumbuhkan rasa empati, melatih peran saksi pembela (Upstander), serta menyusun SOP penanganan aduan kekerasan sekolah sesuai Permendikbud No. 46/2023.
Tantangan Nyata yang Dipecahkan dalam Sesi Ini
Meningkatnya kasus bullying dan cyberbullying di media sosial yang menyebabkan siswa depresi hingga mogok sekolah.
Siswa saksi (bystander) yang memilih diam karena takut menjadi sasaran empuk perundungan berikutnya.
Sekolah bingung menyusun Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang efektif dan humanis.
Silabus & Kurikulum Sesi 1 Hari
Mengenali Wajah-Wajah Perundungan di Era Digital
Membedakan candaan wajar dengan tindakan perundungan fisik, psikologis, dan online.
Dari Penonton Menjadi Pembela (Bystander to Upstander)
Membangun keberanian siswa untuk membela teman yang tertindas secara aman.
Hasil Konkret Peserta
- Terciptanya iklim sekolah yang aman, suportif, dan ramah anak.
- Siswa memiliki empati tinggi dan berani melapor jika melihat tindakan kekerasan.
- Sekolah memenuhi syarat kepatuhan regulasi TPPK Permendikbudristek No. 46/2023.
Fasilitas & Dokumen Resmi
- Sertifikat Partisipasi Pendidikan Karakter & Anti-Bullying
- Draft Panduan Alur SOP Penanganan Kekerasan di Sekolah (TPPK)
- Spanduk / Banner Komitmen Bersama Sekolah Ramah Anak
Pertanyaan Populer seputar Sesi Ini
Apakah seminar ini bisa melibatkan orang tua dan komite sekolah?
Sangat disarankan! Sinergi antara guru, siswa, dan orang tua adalah kunci utama keberhasilan pencegahan bullying.
Siap Mengundang Instruktur ke Kampus Anda?
Konsultasikan jadwal, silabus kustom, dan penawaran proposal kemitraan via WhatsApp.